Minggu, 02 Desember 2012

Resume Kewirausahaan Hal. 45-54


Resume Kewirausahaan
                                                                                           Hal : 45-54

Mata pelajaran          :     Kewirausahaan
Kelas/Jurusan            :     XII AK 1
Sekolah                     :     SMK Negeri 3 Pontianak
Nama                        :     Yepranisa
Web/Blog                  :     www.yepranisa.blogspot.com

A.      Resume
Tujuan dan manfaat analisis data bagi seorang wirausaha dalam menjalankan dan mengelola sebuah usaha adalah sebagai berikut.
a.       Memperoleh data yang lebih akurat untuk diberikan kepada bagian yang membutuhkan, seperti keuangan, produksi, dan pemasaran.
b.      Mengetahui suatu kecenderungan (tren) di masa datang.
c.       Meminimalkan risiko kegagalan dari sebuah keputusan strategis yang akan diambil.
d.      Mengetahui kondisi dan kinerja usahanya.
e.      Mengetahui kecenderungan permintaan pasar terhadap produknya dengan riset dan survei lapangan.

1.       Jenis Data dalam Pengambilan Keputusan
Jenis data yang dibutuhkan wirausaha untuk dianalisis adalah sebagai berikut.
a.       Data produk yang tidak lolos uji kualitas (defect product). Data ini dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar persentase produk gagal dari total produk yang diproduksi.
b.      Data piutang yang tidak terbayar oleh pelanggan atau kredit macet yang pembayarannya melebihi syarat pembayaran (term of payment) yang telah ditentukan.
c.       Data mengenai tingkat permintaan kebutuhan produk, baik yang ada di pasar, ataupun yang belum ada di pasar. Data ini dibutuhkan dalam rangka peluncuran produk baru.
d.      Tingkat kepuasan pelanggan akan suatu produk dan tingkt keluhan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan.
e.      Jumlah penjualan yang akan dijadikan prediksi penjualan yang akan datang (sales forecast), berdasarkan data penjualan tahun ini dan data penjualan periode sebelumnya.
f.        Catatan dari laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca dan laporan arus kas (cashflow).
g.       Data tentang informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan investasi seperti analisis pulang pokok (break even analysis), dan tingkat pengambilan investasi (pay back period).

2.       Sumber-Sumber Analisis Data
Sumber-sumber yang perlu diketahui dan dimanfaatkan oleh wirausaha adalah sebagai berikut.
a.       Sumber data langsung dari lapangan melalui riset dan survei. Cara yang dapat digunakan antara lain melalui kuesioner, telepon langsung, dan wawancara langsung dengan target konsumen.
b.      Sumber data yang berasal dari media massa, seperti koran, majalah dan tabloid.
c.       Sumber data yang berasal dari pemerintah seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).
d.      Sumber dari data internal perusahaan.



3.       Analisis Data dengan Menggunakan Pendekatan Statistika
Ada banyak metode dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan data, antara lain perhitungan statistik melalui analisis persamaan regresi dan kolerasi.

a.       Regresi linear sederhana
Persamaan regresi ialah persamaan matematika yang memungkinkan peramalan nilai suatu variabel tak bebas (dependent variable) dari nilai variabel bebas (independent variable), atau dengan kata lain, keberadaan variabel bebas (X) memengaruhi nilai variabel tak bebas (Y). Bentuk persamaan umum regresi linear sederhana adalah sebagai berikut.
Y = a + bX
Di mana :
Y : variabel tak bebas (dependent)/yang dipengaruhi
X :  variabel bebas (independent)/yang mempengaruhi
a : konstanta
b : kemiringan (slope)

Nilai a dihitung dengan menggunakan rumus berikut.


Sedangkan koefisien kemiringan / slope (b) dihitung dengan menggunakan rumus berikut.


Nilai b dalam persamaan linear menunjukkan tingkat kemiringan dalam kurva regresi linear.

 
b.      Korelasi linear sederhana
Korelasi linear sederhana adalah analisis yang digunakan untuk mengukur derajat keeratan hubungan antara dua variabel (X dan Y). Bilangan yang mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel disebut dengan koefisien korelasi (r).

STRATEGI MENJALANKAN USAHA
1.       Faktor Penggerak Perubahan
Dalam dunia usaha, ada banyak faktor penentu yang menjadi penggerak perubahan (driver of change), yaitu :
a.       Perubahan yang didorong oleh faktor ekonomi, misalnya :
1)      Tingkat pendapatan (income per capita),
2)      Pertumbuhan penduduk,
3)      Perubahan kurs mata uang terhadap mata uang asing,
4)      Krisis ekonomi dan moneter,
5)      Perubahan kebijakan pemerintah.

b.      Perubahan yang didorong oleh faktor pasar, misalnya :
1)      Perubahan pola persaingan,
2)      Perubahan gaya hidup dan perilaku pelanggan, termasuk tren kebutuhan pelanggan (customer insight),
3)      Perubahan karena pesaing melakukan inovasi dan menemukan produk baru (invention),
4)      Muncul pesaing baru dengan jaringan yang kuat dan terkenal  (invincible competitor) sehingga mengubah peta persaingan di pasar (driver of competition change),
5)      Perubahan yang dimotori oleh pesaing yang memasuki bisnis secara serentak karena ketertarikan pertumbuhan pasar.

c.       Perubahan yang digerakkan oleh faktor perkembangan teknologi.
Contoh perubahan karena perkembangan teknologi adalah telepon.

d.      Perubahan yang dipengaruhi oleh iklim dan cuaca

2.       Pengaruh Perubahan terhadap Strategi Menjalankan Usaha
Perubahan ini memiliki 4 konsekuensi, yaitu :
a.       Perubahan akan menciptakan peluang atau kesempatan (opportunity)
b.      Perubahan akan menciptakan ancaman (threat)
c.       Perubahan dapat memperlemah daya saing dan kondisi perusahaan (weak)
Perubahan – perubahan yang dapat melemahkan posisi persaingan perusahaan, antara lain :
1)      Adanya peraturan baru mengenai pengurangan kadar nikotin bagi industri rokok kretek
2)      Adanya peraturan yang mengharuskan perusahaan memiliki minimal satu kendaraan atas nama perusahaan, dan uji emisi untuk perusahaan transportasi yang kondisi kendaraannya sudah tidak terlalu produktif.
3)      Adanya peraturan mengenai pengurangan kadar pengeras tahu yang diterapkan untuk perusahaan produsen tahu di Indonesia.

Perubahan strategi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan market defense or innovative strategy.

d.      Perubahan dapat memperkuat kondisi, daya saing dan strategi (strength)
Perubahan seperti ini akan menyebabkan posisi produk dan perusahaan di pasar semakin baik dan populer. Contohnya :
1)      Himbauan pemerintah tenteng penggunaan obat generik di setiap Puskesmas akan memperkuat daya saing perusahaan farmasi yang bergerak di obat-obatan genetik.
2)      Pembatasan area dan jarak tertentu dalam pendirian hypermarket dan supermarket di kota-kota akan memperkuat strategi bisnis toko kelontong dan minimarket di daerah.

Strategi yang digunakan adalah market penetration strategy atau strategi penetrasi pasar yang lebih dalam dan lebih luas lagi.



B.      Soal Esai
1.       Sebutkan 2 tujuan dan manfaat analisis data bagi seorang wirausaha dalam menjalankan dan mengelola sebuah usaha !
2.       Data jenis apa yang dibutuhkan oleh seorang wirausaha untuk mengetahui seberapa besar persentase produk gagal dari total produk yang diproduksi ?
3.       Sebutkan contoh sumber data yang berasal dari media massa !
4.       Apa yang dimaksud dengan persamaan regresi ?
5.       Apa yang dimaksud dengan korelasi linear sederhana ?
6.       Sebutkan sumber data yang berasal dari pemerintah !
7.       Sebutkan cara-cara yang dilakukan untuk memperoleh data secara langsung !
8.       Disebut dengan apakah bilangan yang mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel?


Pontianak, 03 Januari 2012